[Pengakuan dan Pengampunan] Salah benar ialah relatif namun pasti ada seperti halnya manusia itu sendiri yang penuh dengan kemungkinan atau disebut juga peluang.. Setiap orang pasti pernah melakukan kesalahan sekalipun kesalahan itu besar atau kecil dampaknya kepda orang lain, dan setiap perbuatan itu berdampak satu sama lainnya.. keterikatan.. Keputusan yang diambil selalu saja disesuaikan dengan ruang dan waktu tinggal lagi analisa yang mendalam tentang dampak dari keputusan tersebut harus diperhatikan, keputusan yang terbaik adalah yang paling sesuai dengan realita keadaan dan waktu saat keputusan itu diambil dan apabila ada melakukan kesalahan atau kekeliruan dalam menganalisa keputusan itu maka hal yang harus dilakukan adalah pengakuan akan kekeliruan tersebut, jika ada pengakuan akan kekeliruan tersebut maka akibatnya adalah terjadinya proses memaklumi dan mengampuni kesalahan tersebut.. namun kebanyakan kita tidak siap dengan proses mengakui tersebut karena malu,ego takut...
[Kepercayan] Pengertian kepercayaan selalu saja tidak berujung dan sangat sulit dalam mengambarkannya dalam kata-kata, begitu juga dalam membuat perumpamaan nya dalam sebuah kisah seperti halnya perumpamaan : seorang pilot pesawat yang dipercaya penumpang dalam menerbangkan pesawat tersebut, dalam hal ini pilot merupakan pemegang kepercayaan si penumpang akan nyawa meraka, begitu juga dengan pilot dan penumpang yang percaya kepada petugas yang mengawas di radar atau satelit bandara.. dalam hal ini pilot dan penumpang mempercayakan keputusannya kepada para pengawas radar tersebut.. begitu juga pengawas radar yang mempercayakan hidupnya sepenuhnya kepada para manajemen bandara yang ada untuk kelangsungan hidup mereka .. seterusny pihak manajemen bandara juga bergantung pada kepercayaan penumpang untuk bisa bekerja dan bertahan hidup.. apa yang dilihat dari sini ialah segala kepercayaan itu berkaitan antara satu dengan kepercayaan yang lainnya dan tidak bisa saling memi...